Pemerintah Godok Perda tentang Pengembangan Usaha Kreatifi Pemuda Tahun Depan

Wacana.info
Peningkatan Lapangan Usaha bagi Pemuda Kreatif yang Digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Sulbar. (Foto/Dino)

Laporan: Dino

MAMUJU--Dinas Kepemudaan dan Olahraga provinsi Sulawesi Barat mengumpulkan ratusan pemuda dari ragam latar belakang usaha pada kegiatan kegiatan peningkatan lapangan usaha bagi pemuda kreatif di salah satu hotel di kota Mamuju, Rabu (4/12). 

Ratusan pemuda yang datang dari enam kabupaten di Sulawesi Barat itu menyumak materi seputar penguatan kapasitas kepemudaan yang dibawakan oleh pemateri dari Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dihadirkan pada kegiatan tersebut.

Kabid Layanan Pemuda, Dinas Kepemudaan dan Olahraga provinsi Sulawesi Barat, H Muhammad menjelasakan, kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi pelecut semangat bagi pemuda di Sulawesi Barat utamanya dalam hal bagaimana memulai dan mengelola usaha kreatifnya masing-masing. 

"Karena pemuda itu dituntut Untuk kreatif demi mendukung jalannya pemerintahan Yang lebih Baik," ujar H Muhammad di hadapan para peserta.

Masih H Muhammad, usaha kreatif yang digeluti oleh para pemuda di Sulawesi Barat tak boleh dilepasliarkan begitu saja. Harus ada pendampingan dari pemerintah untuk menjamin segala usaha tersebut benar-benar memberi efek positif utamanya bagi jalannya pemerintahan di provinsi ke-33 ini.

"Agar adanya pendampingan secara langsung bagi pemuda yang ingin membuka usaha kreatif," sambung dia.

Kendala utama yang masih dihadapi oleh H Muhammad dalam mewujudkan cita-cita tersebut adalah belum adanya payung hukum yang mengatur tentang tumbuhkembang usaha kreatif yang digeluti oleh kalangan pemuda di Sulawesi Barat. 

"Sehingga kami Dinas Kepemudaan dan Olahraga belum punya dasar untuk mengelola anggaran yang menjurus ke perbantuan pengembangan usaha kreatif bagi pemuda Sulawesi Barat," paparnya.

Terlepas dari kendala itu, H Muhammad berkomitmen di tahun 2020 mendatang, usaha untuk melahirkan regulasi untuk menjamin tumbuhkembang usaha kreatif pemuda itu bakal dilakukan.

"Sekiranya di tahun 2020, Insya Allah setelah kami sudah membuat Perda-nya, kami akan menyisipkan anggaran untuk pemuda yang betul-betul serius membuka lapanagn usaha kreatif," begitu penjelasan H Muhammad. (*/Naf)