Kemendagri Turun Tangan Bantu Kesuksesan Festival Maradika Mamuju

Wacana.info
Usdi usai Memaparkan Festival Maradika Mamuju Tahun 2019 di Hadapan Pihak Kemendagri. (Foto/Istimewa)

MAMUJU--Pemerintah pusat berkomitmen untuk ikut aktif dalam mensukseskan gelaran festival Maradika Mamuju tahun 2019. Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Mamuju, Usdi mengaku, dirinya menerima langsung komitmen kesiapan Kementerian Dalam Negeri untuk turut serta mensukseskan even yang rencananya digelar di Mamuju, 16-19 Desember 2019 itu.

Kepada WACANA.Info, Usdi menjelasakan, apa dan bagaimana Festival Maradika Mamuju tahun 2019 telah ia paparkan di hadapan pihak Kementerian Dalam Negeri, Rabu (27/11). Hasilnya pun cukup menggembirakan.

(Foto/Istimewa)

"Hari ini saya presentase kegiatan Festival Maradika Mamuju tahun 2019 di Kementerian Dalam Negeri. Pihak Kementerian akan memfasilitasi penyampaian radiogram ke pemerintah provinsi, kab/kota untuk kehadirannya di acara ini," ungkap Usdi yang dihubungi via WhatsApp.

Ditanya tentang kesiapan pelaksanaan Festival Maradika Mamuju, Usdi yang juga sekretaris panitia itu menyebut proses persiapan berjalan normal. Sesuai dengan apa yang direncanakan, kata dia.

"Kalau dipersentasekan, seluruh kegiatan yang akan dilsksanakan tinggal aksi di lapangan," sebutnya.

Hal positif lainnya yang diperoleh Usdi dalam lawatannya ke Ibu Kota ialah adanya komitmen dari dua organisasi kerajaan Nusantara; Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara (FSKN) dan Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) untuk menghadiri Festival Maradika Mamuju tahun 2019.

Usdi bersama Sekjen FSKN dan Sekjen MAKN. (Foto/Istimewa)

"Hari ini juga saya bertemu dengan kedua Sekjen organisasi itu," sebut dia.

Usdi menyebut, FSKN akan menghadirkan 41 kerajaan dan empat orang pengurus di Festival Maradika Mamuju tahun 2019. Sementara dari MAKN, akan ada 27 kerajaan dan 18 orang pengurus.

"Hari ini saya dapatkan informasi itu dari pertemuan saya dengan sekjen kedua organisasi kerajaan nusantara tersebut di kampus Universitas Tarumanegara siang tadi," pungkas Usdi. (Naf/A)