KPU Mamuju Pakai ‘Macoa’ Sebagai Tagline Pilkada

Wacana.info
Ahmad Amran Nur dan Muhammad Rivai saat Suwon ke Maradika Mamuju, Andi Maksum Dai. (Foto/kpu-mamuju.go.id)

MAMUJU--'Macoa' jadi tagline Pemilukada Mamuju. Penggunaan Bahasa daerah Mamuju sebagai tagline Pemuilukada tersebut merupakan kesepakatan bersama di internal KPU Mamuju.

Ketua KPU Mamuju, Hamdan Dangkang menguraikan, penggunaan 'macoa' sebagai tagline Pilkada Mamuju itu disemogakan mampu melecut kepedulian semua pihak dalam mewujudkan pelaksanaan Pilkada yang ideal.

"Karena tidak ada yang sempurna, tapi dengan ini, kami berharapa, semua pihak untuk dapat bersaha maksimal mengejewantahkan "macoa" itu dalam pelaksanaan seluruh tahapan Pilkada," beber Hamdan seperti dikutip dari kpu-mamuju.go.id, Rabu (6/11).

'Macoa', selain punya makna yang sangat postif, ia juga bisa diartikan sebagai Mandiri, Adil, Cerdas, demOkratis dan Aman. 

"Jadi, semua yang sifatnya positif itu termaktub dalam tagline 'macoa'," sumbang Koordinator divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Mamuju, Ahmad Amran Nur.

Wakil koordinator divisi partisipasi masyarakat dan SDM, KPU Mamuju, Muhammad Rivai mengatakan, 'macoa' juga akan dijadikan nama maskot Pilkada Mamuju.

"Maskot yang akan keluar sebagai pemenang sayembara maskot nanti akan kita namakan "macoa". Makanya, di sisa waktu sayembara yang sisa sebulan ini, kami berharap peserta yang ingin mengikuti sayembara maskot dan jingle Pilkada Mamuju untuk segera memasukkan karyanya ke KPU paling lambat 1 Desember 2019," papar Muhammad Rivai.

Penggunaan 'macoa' sebagai tagline Pilkada Mamuju juga telah direstui Maradika Mamuju, Andi Maksum Dai. Ahmad Amran Nur dan Muhammad Rivai secara khusus menemui Andi Maksum Dai untuk meminta izin dan restu untuk menggunakan "macoa" sebagai tagline Pilkada Mamuju. (*/Naf)