Cakalang Beri Andil Deflasi di Mamuju

Wacana.info
Konfrensi Pers BPS Sulbar. (Foto/Lukman Rahim)

MAMUJU---Kabupaten Mamuju ternyata menempati urutan ke-64 dari 66 kota yang mengalami inflasi pada Oktober tahun ini.

Kepala Bidang Distribusi, BPS Sulawesi Barat, Fredy Takaya menyebut, berdasarkan hasil pemantauan harga eceran berbagai komoditas barang dan jasa yang dilakukan BPS di Kota Mamuju pada bulan Oktober 2018, inflasi terjadi inflasi sebesar 0,02 Persen, atau 2018 menjadi 132,10 pada Oktober 2018. 

"Inflasi di Mamuju terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh peningkatan indeks harga pada tiga kelompok pengeluaran. Yaitu kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar," ungkap Fredy dalam konferensi pers di aula Kantor BPS Sulawesi Barat, Kamis (1/11).

Fredi mengungkapkan, beberapa komoditas yang dominan memberi andil inflasi adalah beras 0,14 Persen, cabe rawit 0,02 Persen, rokok kretek filter 0,02 Persen.

"Sedangkan komoditas yang dominan memberi andil deflasi adalah cakalang 0,11 Persen, bawang merah 0,03 Persen, dan telur ayam ras 0,02 Persen," begitu dia. (Keto/B)