Sulfan Sulo Beberkan Kerja Bawaslu Sulbar Jelang Masa Kampanye

Wacana.info
Duskusi Publik Bawaslu Sulbar. (Foto/Lukman Rahim)

MAMUJU--Bawaslu Sulawesi Barat menggelar diskusi publik bersama sejumlah perwakilan OKP dan beberapa wartawan di Nal Cafe Mamuju, Selasa (18/09). Pada kesempatan itu, Ketua Bawaslu Sulawesi Barat, Sulfan Sulo membeberkan sejumlah poin terkait apa yang telah dan sedang dilakukan lembaga pengawas Pemilu itu jelang masa kamanye dimulai.

"Tentu ke depannya tanggal 20 September kita akan memasuki tahapan penetapan Daftar Calon Tetap (DCT). Kemungkinan peluang terjadinya sengketa akan terjadi lagi. Prinsipnya kami di Bawaslu terbuka," tegas Sulfan.

Yang juga dijelaskan Sulfan adalah proses sengketa Pemilu dan proses penanganan pelanggaran administerasi. Kata Sulfan, proses penanganan sengketa administerasi tersebut dilakukan secara terbuka.

"Jadi kalau teman-teman media mau mengeksplor kegiatan sidang itu bisa datang ke Bawaslu. Terkait pelaksanaan sengketa kalau di masa mediasi itu dilaklukan secara tertutup. Karena namanya mediasi, itu para pihak yang hadir di situ dan sifatnya memang tertutup," kata dia.

Mantan komisioner KPU Majene itu juga membeberkan, jika proses mediasi telah dijalankan selama dua hari namun tak memperoleh hasil apa-apa, maka penyelesaiannya dilanjutkan ke ajudikasi yang digelar secara terbuka.

"Kenapa ini saya sampaikan, bahwa ini penting diketahui oleh teman-teman media, supaya kita tidak miss komunikasi dalam mengikuti. Agar pandangan teman-teman tidak seolah-olah Bawaslu itu menjadi tertutup. Ini sudah sesuai dengan Peraturan Bawaslu," urai Sulfan.

"Kantor kami terbuka 24 jam, karena semangat kami ini bagaimana melayani dan menegakkan keadilan Pemilu. Tentu saja tidak hanya bisa diselenggarakan oleh Bawaslu, tapi kami mendorong partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat khususnya media agar pelanggaran yang terjadi bisa kita tindak semua," tutup Sulfan Sulo. (*/Naf)