Hotman Paris Sebut Kasus Pinjam Meminjam di Mamuju Skandal Serius

Wacana.info
(Foto/Instagram @hotmanparisofficial)

MAMUJU--Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea sepertinya memberi perhatian khusus pada kasus pinjam meminjam di kabupaten Mamuju. Hal itu dibuktikan dengan unggahan video di akun instagramnya @hotmanparisofficial yang untuk kesekian kalinya menyinggung kasus tersebut.

Seperti video yang ia unggah Jumat (30/03) petang. Dalam videonya itu, tampak Hotman Paris dikelilingi oleh berbagai macam jenis boneka di dalam sebuah ruangan. 

Di video yang sudah mulai tersebar di berbagai media sosial itu, pengacara yang banyak menangani kasus-kasus besar tersebut kembali menyinggung perkembangan penanganan kasus pinjam meminjam yang kini jadi perhatian publik Mamuju.

"Kota Mamuju, Sulawesi heboh. Sekitar 2 minggu yang lalu warga Mamuju mengadu ke kopi johny mengadu tentang adanya dugaan skandal di Pemda. Setelah video viral dari Hotman Paris kopi johny yang memohon perhatian Kadiv Propam dan Karo Paminal Mabes Polri, tiba-tiba aparat setempat langsung melakukan, membuka kasusu lama dan tiba-tiba sudah ada yang tersangka mantan pejabat," kata Hotman dalam video yang diunggahnya itu.

Seperti diketahui, penanganan kasus pinjam meminjam uang di kabupaten Mamuju kini sedang ditangani Polda Sulawesi Barat. Hingga kini, penyidik Polda Sulawesi Barat telah menetapkan Abdul Gafur mantan bendahara pemerintah kabupaten Mamuju sebagai tersangka dalam pusaran kasus itu.

Pihak-pihak yang merasa dirugikan dari kasus pinjam meminjam tersebut juga terus bermunculan. Kasus ini pun kian dosorot, setelah muncul dugaan bahwa kasus ini ikut menyeret sejumlah pejabat teras di pemerintah kabupaten Mamuju.

"Sepertinya ini kasus skandal yang sangat serius. Melibatkan oknum pejabat Pemda. Kami memohon Kadiv Propam Mabes Polri dan Karo Paminal Mabes Polri agar segera turun tangan. Karena kenapa sekarang, tiba-tiba setelah masuk video viral sudah beberapa tersangka mantan pejabat gara-gara video viral pengaduan rakyat di kopi johny," begitu tegas Hotman Paris.

Bukan baru kali ini saja Hotman Paris Hutapea menyinggung kasus pinjam meminjam di Mamuju itu lewat unggahan video di akun instagramnya. Beberapa waktu lalu, ia juga muncul dalam sebuah video yang memuat dirinya sedang menerima laporan Rusdina, salah seorang warga yang merasa dirugikan dari kasus tersebut.

Sementara itu, kuasa hukum pemerintah kabupaten Mamuju, Hatta Kainang sebelumnya telah dengan tegas membantah anggapan yang menyebut kasus pinjam meminjam itu turut melibatkan pemerintah kabupaten Mamuju atau pribadi Bupati Mamuju, Habsi Wahid.

Pria asal Polman itu bahkan dengan tegas mengancam bakal melaporkan balik pihak-pihak yang ikut menyeret nama Bupati Mamuju dalam pusaran kasus ini.

"Yang jelas ini kasus lama Dinda. Yang melakukan ini adalah Gafur ex bendahara Pemkab yang sudah dipecat. Tidak ada hubungan dengan Bupati karena yang melakukan pinjaman adalah Gafur. Jadi kemungkinan, si pengadu di kopi Johny ini orang yang uangnya diambil oleh Gafur," sebut Hatta kepada WACANA.Info beberapa hari lalu.

"Pengadu ke kopi johny biar jadi perhatian. Biasa lah, orang yang punya tagihan. Bupati tidak pernah memerintahkan Gafur untuk meminjam. Itu urusan pribadi bersangkutan. Tidak ada bukti yang menyatakan Bupati terlibat di utang piutang ini. Jadi murni ulah Gafur. Jadi sekarang diburu sama pemberi utang. Mengaitkan Bupati adalah cara Gafur dan pemberi pinjaman untuk diperhatikan. Kami akan mengkaji pelaporan balik atas info-info tidak benar yang selalu mengaitkan kasus ini dengan Bupati," begitu penjelasan Hatta Kainang.

Dijelaskan Hatta, kasus ini sedang dalam penanganan serius penyidik Polda Sulawesi Barat. Ia pun menyarankan kepada semua pihak agar mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada para penyidik profesional di Polda Sulawesi Barat. (Naf/A)