Sulbar Masih Butuh Ribuan Pegawai

Wacana.info
Amujib. (Foto/Lukman Rahim)

MAMUJU--Pemrintah provinsi Sulawesi Barat masih kekurangan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Barat, Amujib menurutkan, pemerintah Sulawesi Barat idealnya membutuhkan 8 Ribu pegawai.

Saat ini, pemerintah provinsi Sulawesi Barat telah memiliki 6.265 pegawai. Artinya, masih diperlukan 1000 lebih pegawai untuk menutupi kekurana tersebut.

"Jadi kekurangan kita lebih 1000, itu kebutuhan pegawai tapi bukan berati kekurangan 1000 itu akan dipenuhi dalam satu tahun anggara, tapi secara bertahap," urai Amujib saat ditemui di sela-sela peresmian gedung BKN RI di Mamuju, Rabu (28/03).

Dijelaskan Amujib, saat ini masih pihaknya masih melakukan analisis formasi berdasarkan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) per Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Saat ini kita belum tahu persis berapa kebutuhan kita, karena masih e-formasi yang kita kirim ke pusat masih dalam tahap proses analisa kebutuhan berdasarkan OPD," kata Amujid.

Ia mengatakan, kebutuhan tersebut nantinya akan disusun berdasarkan sistem digitalisasi atau elektronik yang diterapkan oleh BKN RI.

"Kita masih menunggu kajian analisa yang dilaksanakan di tingkat pusat karena finalisasi soal kebutuhan itu akan ditentukan di pusat. Kita hanya mengusulkan" ujarnya.

Sulawesi Barat, kata Amujib tetap akan mendapatkan formasi, sebab dari aspek pendanaan hal itu masih memungkinkan, juga aspek kebutuhan berdasarkan Anjab-ABK kita juga masih dimungkinkan.

"Tapi lagi-lagi ini harus kembali ke pemerintah pusat karena pusat yang menentutakan kebutuhan final setiap daerah, kemudian totalitas berdasarkan Anjab-ABK masing-masing OPD itu belum kita terlalu lihat, karena semua harus langsung masuk ke e-Formasi yang dianalisa di Pusat," tutup Amujib. (*/Naf)